Bisnis elektronik (e-business)
adalah bisnis yang menggunakan Internet dan jaringan online sebagai saluran
untuk konsumen, mitra rantai suplai, karyawan, dan sebagainya. Unit-unit
e-bisnis yang dikelola dan dievaluasi sesuai dengan metrik yang berbeda kinerja,
insentif, dan model operasi. Karena e-commerce diperlakukan sebagai sesuatu
yang begitu fundamental berbeda, aneh, atau teknologi tinggi yang metrik
keuangan tradisional tidak berlaku.
Berikut adalah beberapa jenis
perubahan yang berdampak pada perusahaan secara langsung atau tidak langsung.
- Pengecer akan menjual dan membuat iklan melalui sosial media.
- Konsumen menggunakan telepon genggam untuk mencari merek, produk dan jasa dari berbagai sumber.
- Sering kali situs B2B kekurangan fitur pembantu dan kurangnya kemampuan situs dalam B2C
- Pemerintah dan lembaga memperluas serta menyempurnakan situs web G2C untuk meningkatkan pelayanan dan jangkuan dalam mengurangi biaya.
6.1 Tantangan Strategi pada E-Bisnis
Popularitas dari internet dan teknologi telefon telah meciptakan sebuah keadaan dimana konsumen dapat mengambil alih dimana dan bagaiman mereka berinteraksi dengan sebuah bisnis atau brand melalui media online. Pada saat ini banyak perusahaan yang menggunakan produk dan layanan yang didistribusikan berdasarkan SaaS.
Dot-Com Bubble Inflates. Ekonomi baru adalah ekonomi dari erat dot-com, yang diperpanjang dari sekitar tahun 1995 sampai 2000. Changes in the Nasdaq during the dot-com era, which burst (started to decline) on March 10, 2000, and declined until October 2002.
Perubahan pada Nasdaq
E-Busniess dan Fundamental E-Commerce
Sebuah proses e-bisnis yang melibatkan penggunaan teknologi elektronik atau digital. Sebuah e-bisnis biasanya sebuah perusahaan dimana bagian penting dari bisnisnya didasarkan pada pemanfaatan proses e-bisnis pada perusahaan. Sedangkan e-commerce mengacu pada penggunaan proses e-bisnis untuk tujun khusus seperti membeli atau menjual barang dan jasa. Dengan kata lain e-commerce adalah bentuk dari e-bisnis.
Jenis Pasar pada E-Busniess
Ada beberapa jenis pasar yang berpartisipasi pada e-busniess. Berikut adalah definisi yang menggambarkan istilahnya.
Business-to-business (B2B): penjual dan pembeli keduanya merupakan organsiasi bisnis.
Business-to-consumers (B2C): kadang-kadang disebut e-tailing.
Consumers-to-busniess(C2B): konsumen memberitahu kebutuhan produk yang diperlukan, sehingga penyedia produk akan berlomba untuk memenuhi kebutuhan dengan harga yang diinginkan.
Government-to-Citizens(G2C) dan lain-lain:badan pemerintah memberikan informasi dan layanan kepada masyarakat melalu e-commerce.
Busniess-to-government(B2G): pelaku bisnis menjual barang dan jasa kepada instansi pemerintahan.
Mobile commerce(M-Commerce). Transkasi dan kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan ponsel.
Persyaratan dan Tantangan Situs Web pada E-Busniess
Berikut ringkasan deskripsi dari banyak kemampuan e-bisnis dan e-commerce yang dianggap penting pada lingkungan kompetitif saat ini.
Ketersediaan. Ketersediaan yang terhubung dengan server lain e-bisnis. Fasilitas "selalu aktif" yang dibutuhkan untuk menjaga aplikasi e-bisnis tersebut
Akurasi dan Respon yang Cepat. Software web harus mampu mencari, memilah, membandingkan fitur produk, memeriksa ketesediaan saldo,pengiriman, memeriksa waktu proses promosi dan pembayaran, memverifikasi nomor kartu kredit seseorang sedang berusaha digunakaan oleh orang lain dan konfirmasi pembelian secara tepat waktu.
Keamanan dan Kepatuhan PCI DSS. Semue server, jaringan transmisi, aplikasi, database dan koneksi harus diamankan dengan enskripsi.
Membangun Keunggulana Kompetitif. Satu pendekatan adalah untuk mengintegrasikan jaringan sosial dan mengimplementasikannya jaringan sosial ke perusahaan.
Mengintegrasi sistem e-commerce dan sistem enterprise. Tantangan ini menintensifikasikan ketika perusahaan digabung/diperoleh karena beberapa situs web yang dibangun diberbagai platform teknologi yang perlu di integrasikan.
Analisis Web dan Intelejen perangkat lunak. Belajar tentang mencatat data dan lalu lintas web.
Model E-Busniess

6.2 Busniess to consumer (B2C) e-commerceKeamanan dan Kepatuhan PCI DSS. Semue server, jaringan transmisi, aplikasi, database dan koneksi harus diamankan dengan enskripsi.
Membangun Keunggulana Kompetitif. Satu pendekatan adalah untuk mengintegrasikan jaringan sosial dan mengimplementasikannya jaringan sosial ke perusahaan.
Mengintegrasi sistem e-commerce dan sistem enterprise. Tantangan ini menintensifikasikan ketika perusahaan digabung/diperoleh karena beberapa situs web yang dibangun diberbagai platform teknologi yang perlu di integrasikan.
Analisis Web dan Intelejen perangkat lunak. Belajar tentang mencatat data dan lalu lintas web.
Model E-Busniess

Perbankan Online. Perbankan online mencakup berbagai kegiatan perbankan yang dilakukan melalu internet. Pelanggan dapat memeriksa saldo dan transfer dana setiap saat.
Internasional dan beberapa mata uang perbankan. perbankan internasional dan kemampuan untuk menangangi perdagangan dalam berbagai mata uang sangat penting dalam perdagangan internasional.
Pasar Pekerjaan Online. Sebagian besar perusahaan dan instansi pemerintah mengiklankan lowongan kerja, menerima resume dan mengambil aplikasi melalui internet.
Isu dalam Penjualan Online
1. Menyelesaikan saluran konflik : menyelesaikan konflik antara penjualan online dan penjualan fisik.
2.Menyelesaikan konflik dengan klik dan organisasi mortar.
3. Mengelola pemenuhan pemesanan dan logistik.
4. Menentukan kelangsungan dan dan resiko penjualan online.
5. Mengidentifikasi pendapatan (bisnis) pada model yang tepat.
6.3. Busniess to Busniess (B2B) e-commerce dan e-Procuremen.
Dalam B2B pembeli, penjual, dan transaksi hanya melibatkan organisasi . Dengan menggunakan B2B, organisasi dapat merestrukturisasi rantai pasokan mereka dan hubungan mitra.
Pasar SELL-SIDE
.Organisasi menjual produk atau jasa mereka kepada organisasi lain dari e-pasar pribadi mereka sendiri atau pihak ketiga.
E-SOURCING
E-Sourcing mengacu pada banyak metode pengadaan. Fungsi utamanya lelang, pengelolan RFQ, dan pertukaran pribadi.
E-Procurement.
Proses pengadaan rekayasa ulang dengan menggunakan teknologi e-bisnis dan strategi.
6.4 E-Government dan trend IT pada publik sektor
Penggunaan teknologi internet untuk memberikan informasi dan pelayanan publik pada masyarakat, mitra bisnis, dan pemasok entitas pemerintah, orang-orang yang bekerja di sektor publik.
Keuntungan dari e-government:
- Meningkatkan efesiensi dan efektivitas fungsi pemerintah
- Memungkinkan pemerintah untuk lebih transparan kepada masyarakat.
- Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan kepada pemerintah.
E-Government pada awan
Penggunaan komputasi awan telah menyelamatkan miliran dolar dan pada saat yang bersamaan dapat meningkatkan produktivitas dan efesinesi pemerintah.
6.5 Dukungan Layanan E-Commerce dan Komunikasi pasar digital.
Aplikasi B2B dan B2C memerlukan pembayaran dan pemenuhan pesanan. Layanan e-commerce yang utama meliputi:
- e-infrastuktur: konsultan teknologi, pengembang sistem, hosting, keamanan, dan lain-lain.
- e-proses : pembayaran dan logistik
- e-pasar : pemasaran dan periklanan.
- e-layanan : CRM,PRM dan layanan direktori
- e-konten : disediakan oleh penyedia konten.
Pasar Penelitian untuk E-Commerce
Tujuannya adalah untuk mencari informasi dan pengetahuan yang menggambarkan hubungan antar konsumen, produl, metode pemasaran, dan pemasar
Periklanan Web
Intenet memperkenalkan konsep pemasaran interaktif, yang memungkinkan pemasar dan pengiklan berinteraksi langsung dengan pelanggan.
Search Engine Marketing.
SEM adalah istilah umum yang menggambarkan parktik yang berhubungan dengan kemungkinan perusahaan akan muncul pada hasil pencarian.
Pembayaran Tagihan Secara Elektronik, ada 3 cara utama untuk membayar tagihan melalui internet.
1. Perbankan Online
2. Biller Direct
3. Tagihan konsolidator.
Kemananan pada pembayaran elektronik
Persyaratan keamanan untuk melakukan e-commerce adalah sebagai berikut:
1. autentifikasi
2. integritas
3. Penolakan
4. Privasi
5. Keselamatan
6.6 Etika e-Bisnis dan masalah hukum
Isu Etika dan Implementsi.
Banyak masalah etika dan pelaksanaan yang berkaitan dengan IT secara umum juga berlaku untuk e-bisnis seperti
1. Privasi
2. Pelacakan Web
3. Kehilangan pekerjaan
4. Disentermedasi dan Reintermedasi
Permasalahan Hukum Khusus Untuk E-Commerce
Selama beberapa tahun pertama dari e-commerce, masyarakat menyaksikan banyaknya penciptaan bank virtual yang menyebabkan deposito investor menghilang, untuk memanipulasi harga saham pada internet. Sayangnya, penipuan di Internet juga meningkat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar